#

Unforgettable Atmosphere On Taman Indie River View Resto

Suasana, rasa dan pelayanan, agaknya tiga faktor ini adalah mutlak yang harus dipenuhi untuk mewujudkan sebuah tempat persinggahan bersantap yang “unforgettable”. Tidak banyak alternatif venue dengan setting alam, setidaknya bagi yang mendambakan ketenangan bersantap dengan alunan musik air dan pemandangan sawah dan sungai….Taman Indie pilihannya.

Posisi

Jajaran air mancur di gerbang Nieuw Indie seolah menuntun pengunjung, dari situ bangunan Loji sebagai landmark menyambut. Tidak lebih dari 200 meter kemudian kendaraan akan masuk di pelataran parkir Taman Indie, bersebelahan dengan Carnival garden Kota Araya.

Arsitektural

Taman Indie dirancang dengan arsitektural yang menyatu dengan alam. Lokasinya yang berada di tepi Kali Bango menyajikan view menarik kemanapun arah mata memandang. Kali Bango merupakan sungai yang berusia cukup tua dan ini bisa ditilik dari meandernya yang berkelok-kelok. Berkeloknya sungai ini menjadi sebuah potensi view yang menarik untuk digali.

Teras dengan hijaunya sawah terletak persis berbatasan dengan plengsengan yang tersusun dari batu alam. Di sepanjang pagar pembatas dari kayu disediakan bangku-bangku untuk sekadar menikmati angin dan pemandangan dari persawahan. Bale-bale dari kayu sengaja disebar secara artistik di tempat-tempat strategis, bale agung dan bale air adalah bangunan permanen yang dirancang dengan mengutamakan privacy tamu. Nama kembang yang ada di Taman Indie digunakan sebagai nama penanda bale-bale yang ada, layaknya sebuah taman bunga. Kesan klasik dan alami akan terasa kental di area ini.

Atmosfir

Bale Air yang dibangun diatas kolam ikan akan menenangkan siapa saja yang menikmati gemericik air sebagai latar suaranya. Begitupun di bale-bale kembang yang ada di bagian timur laut, aliran sungai Bango dan pemandangan rainbow bridge akan memberikan view yang unik pula. Pepohonan yang ada di area dirancang peletakannya sedemikian rupa, natural mengikuti kontur alam dengan memperhitungkan fungsi peneduhnya. Tabir buya, kamboja, trembesi, flamboyan, sepatu dea dan biola cantik, yang memiliki tajuk topiari ditanam di lereng-lereng area ini. Selain meneduhi area Taman Indie juga menjaga kesejukan udaranya.

Rasa

Menghirup udara sore ditemani secangkir teh panas dan jajanan pasar hangat akan menjadi sensasi tersendiri. Menu tradisional nusantara tersedia cukup lengkap, Nasi Timbel Mangkunegaran, Gudeg Kepatihan, Nasi Kuning Taman Indie, Mie Kocok Taman Indie dan Mie Ayam Medan adalah menu andalan Taman Indie. Tidak hanya itu, Aneka ragam masakan Eropa seperti steak, Spaghetti, sampai menu ringan ala Burger dan Hot dog tersedia pula disini. Pendek kata menu lokal maupun internasional yang memanjakan lidah bisa dipesan di Taman Indie Riverview Resto.

Pelayanan

Sebanyak 200 tamu bisa ditampung bersamaan di venue ini. Bale Air sebagai bangunan utama memiliki 70 seat, selebihnya di Bale-bale yang lain. Area yang memiliki ketinggian berbeda justru akan menantang untuk menciptakan atmosfir yang unik. Area ini amat fleksibel untuk acara-acara bersetting alam, hal ini yang ditawarkan Taman Indie.